Inilah Beberapa Kelompok yang Beresiko Terkena Virus Corona

shares

Pandemi virus corona atau coronavirus memang belum berakhir hingga saat ini di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia. Berbagai upaya pencegahan sudah dilakukan agar virus yang menyerang sistem pernapasan manusia ini tidak menyebar dan menginfeksi orang lain secara meluas. Sebut saja seperti dengan melakukan social distancing, menggunakan masker ketika beraktivitas, membatasi bepergian jauh, mencuci tangan dengan air dan sabun atau handsanitizer, menjaga daya tahan tubuh, dll.

Corona virus terbaru yang menjadi penyebab penyakit COVID-19 (corona virus disease 2019) ini memang perlu dilakukan upaya pencegahan seperti yang sudah disebutkan tersebut karena memang cara penyebarannya yang terbilang lebih mudah dan cepat. Dimana hanya melalui percikan air atau tetesan yang muncul dari mulut dan hidung penderita ketika batuk atau bersin dan mengenai individu lain saja sudah berpotensi untuk menginfeksi.

Belum lagi pada benda-benda yang tidak sengaja terkena kontaminasi percikan air tersebut. Jika tersentuh individu lain juga bisa menjadi media penularan, terlebih jika tangan yang digunakan untuk menyentuh tidak segera dicuci dan justru digunakan untuk menyentuh hidung, mulut maupun mata. Dan yang cukup mengkhawatirkan dari virus ini adalah mampu menginfeksi siapa saja tanpa terkecuali. Sehingga anak-anak hingga lansia sekalipun juga memiliki potensi untuk terkena virus ini jika tidak melakukan upaya perlindungan. Namun potensi lebih besar ternyata akan menginfeksi orang-orang dari kelompok tertentu, seperti:

Inilah Beberapa Kelompok yang Beresiko Terkena Virus Corona
  • Orang lanjut usia (lansia).
Lansia yang berusia 65 tahun ke atas dinilai lebih beresiko terkena virus corona karena memiliki daya tahan yang rendah untuk melawan berbagai kuman, bakteri, maupun virus yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, pada lansia juga sering ditemukan adanya penyakit bawaan yang membuat infeksi virus semakin parah.

  • Pada penderita penyakit HIV.
Pada penderita HIV lebih rentan terkena coronavirus jika jumlah sel CD4 yang dimiliki rendah atau ketika tidak sedang melakukan pengobatan atau terapi untuk HIV. Selain itu, lebih rentan terkena HIV juga bisa dilatarbelakangi kondisi fisik, usia, dan kondisi kesehatan yang dialami. Agar tidak mudah tertular coronavirus, upaya yang bisa dilakukan, yaitu menerapkan pola makan seimbang, mengelola stress dengan baik, tidur cukup, dan mengkonsumsi obat HIV secara teratur dan tepat waktu.

  • Wanita hamil.
Pada ibu hamil lebih rentan terkena corona lantaran pada kondisi ini bagian dalam tubuh sedang mengalami perubahan dan cenderung melemah. Sehingga akan sangat mungkin tertular COVID-19 dan mengalami infeksi pernapasan seperti influenza. Untuk mencegah hal ini, cara yang bisa dilakukan, yaitu menghindari kontak langsung dengan orang sakit, sering-sering mencuci tangan dengan air dan sabun pembersih.

  • Penderita asma.
Seperti yang kita ketahui, coronavirus terbaru ini merupakan virus yang bekerja untuk merusak sistem pernapasan manusia. Sehingga pada mereka yang menderita asma akan lebih beresiko terkena COVID-19 lantaran virus ini yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru, sehingga menyebabkan serangan asma hingga penyakit pneumonia dan penyakit pernapasan akut.


Selain 4 kelompok orang tersebut, pada mereka yang menderita penyakit kronis, seperti jantung, diabetes, obesitas, gangguan hati, dan gagal ginjal juga sangat beresiko terkena virus corona. Sehingga memang perlu waspada dengan tetap melakukan upaya pencegahan. Untuk Anda yang membutuhkan informasi seputar coronavirus secara lebih detail, sebaiknya mencari dari sumber yang sudah terpercaya seperti Halodoc.

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar